Makna dan Filosofi Logo Yayasan Santa Maria Banjarmasin
Mengapa “SM”?
- SM adalah singkatan dari Santa Maria, sebuah nama yang melambangkan perlindungan dan pengayoman Bunda Maria, Yang Terkandung Tanpa Noda. Yayasan Santa Maria Banjarmasin hadir sebagai wujud nyata dari semangat kasih dan pengabdian yang diwariskan oleh Bunda Maria, menjadi tempat berlindung dan sumber inspirasi bagi setiap insan yang terlibat di dalamnya.
- Yayasan Santa Maria Banjarmasin bukan sekadar lembaga pendidikan, tetapi merupakan “rumah” yang mendidik dengan tiga pilar utama: kebangsaan, Gereja, dan semangat pendiri. Dalam rumah ini, pendidikan diberikan dengan penuh cinta, komitmen, dan pengabdian, untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas tetapi juga berintegritas.
Makna Bentuk dalam Logo
Lingkaran : Simbol Persatuan dan Kesatuan
- Lingkaran melambangkan kesatuan dan persaudaraan di seluruh keluarga besar Yayasan Santa Maria Banjarmasin. Bentuk ini mengajak kita untuk saling bergandengan tangan, bersatu hati, dan menjadi saudara bagi satu sama lain. Bersama-sama, kita mendidik anak-anak agar tumbuh menjadi manusia yang utuh—secara fisik, mental, dan spiritual.
Tau : Jiwa Kristus dalam Setiap Karya
- Lambang Tau adalah simbol dari St. Fransiskus Asisi, pelindung para suster SFD yang mengelola yayasan ini. Tau juga mengingatkan kita pada salib Kristus, sumber kekuatan dan inspirasi dalam setiap langkah yang kita ambil. Semangat Kristus bukan hanya menjadi simbol, tetapi juga jiwa yang menggerakkan setiap karya pendidikan di yayasan ini.
Hati : Mendidik dengan Hati, untuk Membentuk Hati
- Hati dalam logo melambangkan kasih keibuan Bunda Maria, yang tetap menerima dengan penuh cinta, meski harus ditembus pedang penderitaan. Di Yayasan Santa Maria Banjarmasin, pendidikan selalu diawali, dijalankan, dan diarahkan oleh hati. Para pendidik kami tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik dengan hati, untuk membentuk anak-anak yang memiliki hati yang penuh cinta dan mampu melihat martabat sesamanya.
Buku Terbuka: Gerbang Menuju Pengetahuan dan Karakter
- Buku terbuka melambangkan pintu menuju ilmu pengetahuan dan karakter. Di sini, setiap anak dibimbing untuk selalu berkembang, menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berkarakter kuat, dan siap untuk hidup dalam masyarakat yang beragam.
Sinar Hati: Menyebarkan Terang Kasih
- Sinar hati adalah simbol dari semangat kasih yang menerangi. Yayasan Santa Maria Banjarmasin adalah sumber cahaya, yang memberikan terang kasih kepada lingkungan dan masyarakat sekitar, dengan pendidikan sebagai medianya.
Makna Warna dalam Logo
Putih: Kesucian dan Ketulusan
- Warna putih melambangkan niat suci dan tulus dalam mendidik. Di Yayasan Santa Maria Banjarmasin, setiap langkah diambil dengan penuh ketulusan, dengan tujuan yang murni untuk membentuk generasi yang memiliki integritas.
Kuning: Kecemerlangan Masa Depan
- Warna kuning menyiratkan kecemerlangan dan kemuliaan. Kami mendidik anak-anak untuk menjadi pribadi yang mulia, bercahaya, dan memiliki hati yang sejati, siap untuk menghadapi masa depan dengan penuh keyakinan.
Merah: Keberanian dan Pengorbanan
- Merah adalah simbol keberanian dan pengorbanan. Di sini, kami membimbing setiap guru dan siswa untuk memiliki semangat juang yang tinggi, penuh pengorbanan, dan solidaritas terhadap sesama.
Biru Laut: Damai dan Ketenangan
- Biru laut melambangkan damai, ketenangan, dan keluasan. Pendidikan di yayasan ini bertujuan untuk membentuk manusia yang cinta damai, membawa damai, dan memiliki hati yang terbuka untuk sesama.
Segi Lima: Semangat Kebangsaan dalam Pendidikan
- Segi lima mewakili lima sila Pancasila, landasan negara Indonesia. Yayasan Santa Maria Banjarmasin mendidik dan membentuk anak-anak bangsa dengan semangat Pancasila, di mana nilai-nilai kebangsaan, spiritualitas, dan teladan dari Santa Maria serta Santo Fransiskus menjadi pedoman utama.

