Pada malam tanggal 3 Oktober 2024, para suster SFD di komunitas Fransiskus Banjarmasin mengadakan ibadat Transitus menjelang wafatnya Santo Fransiskus Asisi sebagai pelindung kongregasi SFD . Acara ini dihadiri oleh para saudara Dina dari Ordo Fratrum Minorum (OFM), para pastor paroki Gereja Katolik Kelayan, Para Frater CMM, serta para guru dari unit sekolah Banjarmasin dan pegawai Yayasan Santa Maria Banjarmasin. Acara ini juga dihadiri oleh para donatur, pemerhati karya pendidikan dan para pecinta/pengagung santo Fransiskus Asisi.
Ibadah dimulai dengan persembahan pujian dan liturgi yang mengangkat semangat Fransiskus yang penuh cinta kepada Tuhan dan sesama. Dalam homili, Saudara Dina menekankan pentingnya teladan hidup Santo Fransiskus, yang selalu mengutamakan kasih, kerendahan hati, dan kepedulian terhadap alam dan sesama.
Pesan yang disampaikan mengajak semua hadirin untuk meneruskan semangat Fransiskus dalam kehidupan sehari-hari, dengan berbagi kasih dan berkontribusi pada kesejahteraan lingkungan serta komunitas. Para suster, bersama dengan semua yang hadir, mendoakan agar semangat Fransiskus senantiasa hidup dalam setiap langkah pelayanan mereka.
Semua yang berhadir ikut mempersembahkan lilin dihadapan Bapa Serafik Santo Fransiskus Asisi
Acara ini ditutup dengan pembagian berkat dan ramah tamah, di mana para hadirin saling berbagi cerita dan pengalaman, mempererat tali persaudaraan dalam semangat Fransiskus. Ibadah Transitus ini tidak hanya menjadi momen refleksi, tetapi juga pengingat akan panggilan untuk hidup dalam kasih dan kesederhanaan, seperti yang dicontohkan oleh Santo Fransiskus Asisi.
